Sabtu, 19 November 2011

Istri menteri Perindustrian meninggal dunia

 
>

Meninggalnya istri Menteri Perindustrian MS Hidayat, Nur Aini Mahdiati Hidayat, dinyatakan akibat penyakit dalam. Hal itu dikatakan putra kelima almarhumah Hj Nur Aini Mahdiati Hidayat, Nayaka, kepada para wartawan, Sabtu (19/11/2011), di rumah duka.


Secara fisik Ibu tampak sehat, tampak tidak ada apa-apa karena malam sebelumnya masih sempat bercengkerama dengan kami. Tiba-tiba pagi setelah shalat subuh, Ibu jatuh tersungkur di kamar mandi hotel.
-- Kemal

Nayaka mengungkapkan, secara fisik tidak ada tanda-tanda yang menyebabkan ibunda tercintanya meninggal dunia. Meski belum ada pernyataan medis secara resmi, tetapi hal itulah yang membuat ia menduga bahwa ibundanya meninggal karena suatu penyakit dalam.

"Ibu dinyatakan meninggal oleh dokter sekitar jam 06.30," kata Nayaka.

Dia mengungkapkan, ibunda mereka tidak memiliki riwayat mengidap suatu penyakit tertentu. Namun, beberapa hari terakhir kadar kolesterolnya memang meningkat dan sempat beberapa kali mengeluhkan sakit pada bagian kaki.

"Mungkin rematik dan saya rasa Ibu tidak pernah punya riwayat penyakit serius," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kemal, putra keempat almarhumah Nur Aini, menjelaskan bahwa ibunda mereka sebenarnya tengah mendampingi MS Hidayat mengikuti KTT ASEAN di Bali. Namun, karena ada keperluan menghadiri acara seorang sahabatnya, akhirnya pada Kamis (17/11/2011) Nur Aini berangkat ke Surabaya bersama Nayaka dan Kemal.

"Secara fisik ibu tampak sehat, tampak tidak ada apa-apa karena malam sebelumnya masih sempat bercengkerama dengan kami. Tiba-tiba pagi setelah shalat subuh, Ibu jatuh tersungkur di kamar mandi hotel," jelasnya.

Saat itu Nayaka dan Kemal mengaku sangat shock dan kebingungan. Mereka sempat mengupayakan pertolongan pertama dengan membawa Nur Aini ke rumah sakit, tetapi tetap tidak tertolong. "Kami upayakan pertolongan pertama, tapi akhirnya Ibu tetap tidak tertolong dan dinyatakan meninggal oleh dokter," kata Kemal.

source : kompas.com

Tidak ada komentar:
Write comments

KapanLagi.com

Tech in Asia